Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KISAH: Lewat Vlog Pribadinya, Perempuan Ini Membagikan Kisah Kehamilannya yang Menginspirasi 26 Ribu Orang

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 06 Agustus 2017 |08:32 WIB
KISAH: Lewat Vlog Pribadinya, Perempuan Ini Membagikan Kisah Kehamilannya yang Menginspirasi 26 Ribu Orang
Kehamilan Rebecca (Foto: Dailymail)
A
A
A

Dia menambahkan kehamilan dua anak sebelumnya berjalan lancar. Anak pertama yang sekarang sudah berusia 5 tahun dan anak kedua berusia 2 tahun kehamilannya terbilang lancar. Berbeda dengan anak ketiga ini. "Semua ini membuat saya sangat gugup dan cukup menegangkan, benar-benar membuat kepalaku memikirkan segala hal yang bakal terjadi," tutur Rebecca.

Karena masalah kehamilan itu, dokter mengatakan tidak ada gunanya untuk memperlama kondisi kehamilan. Dokter pun meminta Rebecca untuk mengeluarkan bayinya secepat mungkin. Dokter memperingatkan bahwa pertumbuhan bayinya sangat kecil dalam beberapa minggu ini, yang mengharuskan terjadinya kelahiran pada usia 36 minggu.

Saat di rumah sakit, Rebecca mengungkapkan harapannya. "Semoga aku memiliki bayi yang bahagia dan sehat, tapi kita akan menghadapi hal ini sebelumnya," ucapnya. Dia melanjutkan, dengan adanya vlog tersebut, Rebecca berharap bisa membantu orang lain yang mengalami hal serupa, meski kondisinya pengalamannya berbeda, perkembangan kehamilan, persalinan atau kelahiran.

(Baca Juga: Mengejutkan! Makan Daging Merah dan Cokelat Ternyata Menyehatkan Usus)

Sementara itu, pasangan muda tersebut sudah memiliki dua anak perempuan, Safiyah, lima, dan Florence, dua, dan dia hamil dengan gadis ketiga mereka awal tahun ini. Dia mengalami 16 minggu penyakit ekstrem sebelum dokter menjelaskan kepala bayinya lebih kecil dari yang diperkirakan pada scan ke-20 minggu.

(Baca Juga: Bahaya Oral Seks Sebabkan Infeksi HPV, Sifilis hingga Hepatitis)

Bayi itu dikandung beberapa minggu setelah berkunjung ke Florida. Makanya, kecenderungan terinfeksi Zika pun semakin besar. Makanya, Rebecca melakukan tes tanpa henti dan memeriksa penyakitnya. Tapi Rebecca kemudian menderita tekanan darah tinggi dan dirawat di rumah sakit karena dehidrasi. Dia juga harus menjalani suntikan steroid karena pertumbuhan bayi yang tertunda. Kondisi tersebut disebut pembatasan pertumbuhan intrauterine.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement