Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Meski IQ Normal, Jangan Anggap Remeh ketika si Kecil Tak Bisa Kancingkan Bajunya Sendiri!

Vessy Frizona , Jurnalis-Jum'at, 04 Agustus 2017 |08:16 WIB
Meski IQ  Normal, Jangan Anggap Remeh ketika si Kecil Tak Bisa Kancingkan Bajunya Sendiri!
Melatih sensorik anak (Foto: Instagram)
A
A
A

SEMUA orangtua pasti ingin perkembangan motorik anaknya berkembang secara optimal, baik itu motorik kasar dan motorik halus. Untuk itu, anak terus diberikan stimulasi agar banyak gerak.

Salah satu penyebab perkembangan motorik anak terganggu bisa disebabkan karena gadget. Anak dibiarkan menonton video game atau menonton tanpa banyak melakukan aktivitas olah tubuh. Terganggunya perkembangan motorik anak disebut juga Developmental Coordination Disorder (DCD).

Baca Juga: Moms, Sadari Anak Punya Dunia Sendiri, Jangan Batasi Kreativitas Mereka!

Dari akun Instagram @info_psikologi dijelaskan bahwa gangguan motorik anak dapat memengaruhi proses belajarnya. Berikut penjelasan dalam keterangan foto.

''Ok gengs, kembali ke gangguan anak. Developmental Coordination Disorder (DCD) adalah gangguan perkembangan motorik anak. Gangguan ini menyangkut kesulitan merencanakan gerakan, motorik kasar dan motorik halus anak, disfungsi integrasi sensorik. Sehingga memengaruhi proses belajar, sosialisasi, dan yang berhubungan dengan aktivitas fisik lainnya.''

Baca Juga: Ingin si Kecil Lancar Bahasa Inggris, Jangan Ajarkan Metode Menghapal dan Mencatat Rumus!

''Anak yang memiliki DCD biasanya sulit melakukan aktivitas fisik, seperti memakai sepatu, bersepeda, mengancingkan bajunya, sepak bola, dan lain sebagainya. Dibandingkan dengan anak lainnya. Mereka merasa minder, jadi dukungan orangtua, orang dewasa, dan orang-orang disekitarnya sangat diperlukan. IQ nya terbilang normal dan tidak memiliki kondisi medis umum atau gangguan perkembangan perpasif lainnya. Namun biasanya gangguan ini bisa terbawa hingga remaja bahkan dewasa.''

Sementara itu, dirilis dari situs parents, perkembangan motorik anak beriringan dengan proses kematangan fisik. Kemampuan motorik anak merupakan hasil dari banyak faktor seperti perkembangan sistem saraf dan fisik yang memungkinkannya bergerak mendukung perkembangan kemampuan motorik si kecil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement