Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Okezone Story #3: "Sepulang dari Amsterdam dengan Anyo, Anak Terakhir Saya Sempat Tidak Mengenali"

Tiara Putri , Jurnalis-Rabu, 02 Agustus 2017 |20:02 WIB
Okezone Story #3:
Anyo bersama ayahnya (Foto: Dokumentasi pribadi)
A
A
A

AWALNYA Anyo menjalani pengobatan kemoterapi di RSCM. Tapi kemudian saya dan ayahnya Anyo memutuskan agar Anyo dibawa ke salah satu rumah sakit di Amsterdam, Belanda guna perawatan lebih lanjut. Kondisi itu membuat kami harus bolak-balik Jakarta dan Amsterdam.

Di Amsterdam pun sebenarnya kami hanya menjalani kemoterapi tahap awal dan melanjutkan perawatan di Jakarta. Hal itu dikarenakan biaya hidup di Amsterdam cukup tinggi. (Baca Juga: OKEZONE STORY #1: "Setelah Anyo Tiada, Terpikir dalam Benak Saya Membantu Anak-Anak Penyandang Kanker Lainnya")

Walaupun Anyo harus bolak-balik menjalani pengobatan, dia tetap menjalani pendidikan di sekolah Anyo. Saya merasa sangat beruntung pihak sekolah mengerti keadaan Anyo sehingga tidak sulit untuk meminta ijin.

(Foto: Dokumentasi pribadi)

Saya rasa, di sinilah pentingnya kita sebagai orangtua bukan hanya terbuka pada anak, tetapi juga pada pihak sekolah. Kepala sekolah, guru, hingga teman-temannya Anyo dapat memberikan semangat tambahan. Bahan teman-temannya tidak segan meminjamkan catatan pelajaran apabila Anyo tidak masuk sekolah karena harus menjalani pengobatan. (Baca Juga: Okezone Story #2: "Berdamai dengan Diri Sendiri dan Ikhlas Membuat Saya Bisa Menerima Kenyataan Anyo Menyandang Leukemia)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement