Dr Risma menambahkan, dalam konsep piring T, yang menjadi fokus asupan adalah sayur. Makanya, space untuk sayur lebih besar dibandingkan nasi ataupun lauknya. Itu dilakukan agar mereka yang sedang diet bisa memperbaiki pola nutrisi sehari-harinya. Begitu juga dengan mereka yang sedang ingin menggemukkan tubuhnya. Tetap, sayuran menjadi menu makanan yang paling banyak dibandingkan yang lainnya.
(Baca Juga: 10 Bahaya Mengonsumsi Kunyit Berlebihan yang Harus Anda Tahu)
Penggunaan konsep piring T ini bisa dilakukan kapan pun. Bisa untuk sarapan, makan siang, atau makan malam. Terpenting, sambung dr Risma, Anda harus memastikan alat tersebut tetap bersih dari kotoran atau kuman bakteri. Supaya makanan yang akan Anda konsumsi pun tidak terkontaminasi.
(Baca Juga: 6 Herbal Paling Ampuh Meredakan Batuk, Mulai dari Jahe, Kencur hingga Kunyit)
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.