Setelah pembagian laporan belajar, akhirnya saya memutuskan untuk membawa Anyo berobat ke dokter spesialis guna menjalani pemeriksaan tes darah. Dari hasil tes baru ketahuan bahwa leukositnya Anyo tinggi sekali.
Dokter anak itu lalu merujuk Anyo ke seorang ahli RSCM. Setelah melakukan biopsi, ternyata benar Anyo menyandang leukemia jenis ALL. (Baca Juga: Waspada Penyakit Rubella, Jangan Lupa Bawa Anak Anda Imunisasi MR di Bulan Agustus)
Saat mengetahui hal itu, hati saya sebagai seorang ibu tentunya hancur. Terlebih dengan keterbatasan informasi yang saya miliki tentang leukemia sempat membuat saya bingung. Tapi saya mencoba berdamai dengan diri sendiri dan menerima kenyataan bahwa anak saya memiliki penyakit yang serius. Saya sempat mengalami masa-masa di mana menangis semalaman bersama suami.
Tapi kemudian kami sadar bahwa penyakit yang diderita Anyo tidak bisa menunggu. Kanker adalah penyakit yang terus berkembang. Kami kemudian berusaha bangkit dan tidak mau kalah dengan penyakit Anyo. (Baca Juga: Cegah Campak dan Rubella, Ayo Bawa Anak Suntik Vaksin MR Agustus Nanti, Gratis!)
Dukungan keluarga saat itu menjadi hal yang sangat penting. Kami harus sepikiran dan satu hati. Satu hal yang paling penting adalah tidak ribut dengan pasangan hidup.