POLA hidup sehat adalah cara untuk menjaga kebugaran tubuh. Rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi membantu tubuh terhindar dari penyakit. Namun ternyata, tidak selamanya pola hidup sehat membuat Anda terlindung dari penyakit.
Dilansir dari Health, Sabtu (15/7/2017), seorang perempuan bernama Dina Piersawl didiagnosis mengalami stroke karena stres liburan. Padahal, Dina selalu menjaga kebugaran tubuhnya dengan berolahraga dan makan sehat. Bayangkan, mereka yang terbiasa hidup sehat saja bisa terkena penyakit serius seperti stroke, apalagi mereka yang masih suka makan seenaknya dan malas berolahraga.
Beberapa hari sebelum didiagnosis, Dina merasakan sakit kepala dan ibunya merasa ada yang tidak beres dengan mata anaknya. Dina sempat menghabiskan waktu untuk liburan, tetapi ternyata sakit kepala yang dimilikinya semakin parah dan dadanya terasa berat. Menyadari kondisinya, Dina memutuskan untuk periksa ke dokter.
Dokter yang memeriksanya mengatakan bahwa dia mengalami stres liburan. Seharusnya liburan adalah sarana untuk menghilangkan stres, namun yang terjadi pada Dina adalah sebaliknya. Setelah melakukan serangkaian tes, perempuan berusia 41 tahun itu didiagnosis menderita stroke karena tekanan darah tinggi yang tidak terdiagnosis. Dokter menyebut hipertensi sebagai silent killer.
Hal itu sempat membuat Dina syok, sebab dirinya adalah seorang personal trainer dan tidak pernah menderita sakit parah selama hidupnya. Setelah ditelusur, ternyata kedua orangtua Dina memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan meninggal karena penyakit gagal jantung. Saat itulah, dia mulai mengerti mengapa dia bisa terkena stroke.