MASALAH kardiovaskular sepertinya makin tinggi setiap tahunnya. Gaya hidup yang tidak sehat dan juga kondisi lingkungan yang semakin berpolusi menjadi pemicu masalah ini.
Salah satu masalah yang banyak diderita masyarakat Indonesia adalah jantung. Namun, ada penyakit jantung yang mungkin masih belum dapat perhatian lebih. Adalah Fibrilasi Atrium (FA) atau gangguan pada irama detak jantung yang tidak seirama.
Padahal, masalah ini punya komplikasi yang tidak kecil. Dijelaskan sebelumnya, mereka yang mengalami gangguan FA, maka 500% mengalami stroke!
(Baca Juga: VIRAL! Video Efek Retak Jembatan Kaca di China Menuai Reaksi Keras dari Masyarakat)
Mengetahui hal tersebut, sudah sepatutnya masyarakat sadar betul mengenai masalah irama jantung ini. Nah, sebagai langkah deteksi dini, "Menari" bisa dilakukan secara rutin. Dijelaskan Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K) FIHA, FasCC, menari adalah meraba nadi sendiri.
(Baca Juga: Mantap! Raja dan Ratu Belgia Kagumi Artefak Kuno Indonesia)
Kenapa hal itu penting, diutarakan Prof. Yoga, karena dengan mengetahui detak nadi, maka akan mudah mendiagnosis apakah Anda mengalami FA atau tidak.
"Kondisi ketidaksamaan irama nadi menjadi tanda awal yang mudah dikenali dari penyakit ini. Kalau dirasa iramanya tidak sama, Anda perlu lebih waspada," kata Prof. Yoga saat diwawancarai Okezone di acara Press Conference "Raba Nadi, Kenali Fibrilasi Atrium (FA), Hindari Kelumpuhan!" yang digelar di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, Rabu (11/10/2017).