Melihat bahan baku pembuatannya, lapek bugih ini terlihat mirip dengan kue bugis khas Betawi atau kue mendut yang banyak dibuat di Jawa Tengah. Tapi khusus untuk lapek bugih, ada sejarah dibaliknya.
Konon ceritanya kue ini berasal dari tanah Bugis, Makassar. Seorang pelayar Bugis memperkenalkan kue ini pada masyarakat Minang. Hingga kini kue ini masih jadi kue tradisional yang cukup populer. Dan popularitasnya semakin meningkat saat memasuki bulan Ramadan.
Sebagai makanan penutup, kue ini juga kerap hadir sebagai pencuci mulit pada tradisi makan ala Bajamba atau pelengkap makan dalam tradisi Maanta pabukoan yakni tradisi masyarakat saat memasuki bulan Ramadan. Tradisi ini dilakukan oleh seorang menantu yang mengirim kue ke mertuanya.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.