PADA beberapa penyakit, biasanya menimbulkan gejala yang sama. Diagnosis dokter yang tepat akan menentukan penyakit apa yang sebenarnya sedang Anda alami.
Diagnosis itu pun akan menentukan penyembuhan seperti apa yang akan Anda lakukan. Sebab, setiap penyakit juga memiliki penyembuhan yang berbeda, walau pada masalah yang sama. Misalnya saja nyeri perut.
Diare menjadi salah satu masalah yang biasa menyerang perut. Namun, siapa sangka, bila nyeri perut itu tidak hilang dan diare pun tetap bertahan, mungkin saja Anda menderita Iritable bowel syndrome (IBS). Penyakit ini adalah kelainan kronis dimana usus tidak bekerja normal. Nama lain untuk IBS adalah kolon spastik atau penyakit usus fungsional.
Dilansir Emedicinehealth, gejala awal dari masalah usus ini adalah nyeri perut yang berhubungan dengan konstipasi, diare, atau konstipasi yang bergantian dengan diare. Di Amerika Utara, setidaknya ada 10 persen penduduknya yang mengalami masalah ini.
Tidak hanya nyeri perut, konstipasi, dan diare berkelanjutan, penyakit ini juga bisa mengubah kebiasaan buang air besar. Walau begitu, kebanyakan penderitanya tetap bisa beraktivitas normal. Sekali lagi, itu tergantung dari tingkat penyakit yang diderita.
Bila sudah parah, pastinya tetap akan membutuhkan waktu istirahat yang banyak. Alhasil, aktivitas pun terganggu. Sebab, Anda akan banyak pergi ke toilet akibat diare yang tidak kunjung berhenti. Kamar mandi jadi tempat favorit Anda selama penyakit ini belum bisa disembuhkan.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.