MEMULAI perjalanan hidup sebagai make-up artis di ibu kota yang keras, tentu bukan perkara mudah. Setelah memenangkan ajang Gading Beauty Award, bukan berarti perjalanan Bubah Alfian di Jakarta seketika langsung mulus.
Saya menyadari bahwa hidup di kota metropolitan seperti Jakarta, memang membutuhkan banyak dana. Hingga akhirnya saya memutuskan hadiah dari lomba berupa satu unit handphone, lebih baik saya jual agar berubah menjadi uang yang bisa digunakan untuk biaya hidup sehari-hari.
Terlalu lama menumpang hidup pada orang lain, membuat saya lama-kelamaan menjadi tidak enak hati. Ditambah keinginan kuat saya yang ingin hidup mandiri di Jakarta sembari bekerja, akhirnya saya berani memutuskan untuk mulai cari tempat tinggal sendiri.
Tempat tinggal pertama saya hanyalah sebuah kamar kost kecil di sebuah gang sempit dekat aliran sungai di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan yang tarif per bulannya waktu itu kira-kira Rp350.000.
Jangan bayangkan saya tinggal nyaman di kamar kost yang sejuk dengan AC, boro-boro AC karena kipas angin dan lemari baju pun saya tidak punya. Sampai saya memakai kotak kardus yang berubah fungsi menjadi tempat menyimpan pakaian dan segala perlengkapan.