Rasanya yang khas dan harganya terjangkau, mungkin yang menjadikan masyarakat ketagihan untuk membeli makanan ringan ini. Apalagi, seiring dengan perkembangan zaman, rasa hingga tekstur simping khas Purwakarta dibuat lebih beraneka oleh para perajin.
Di Kampung Krajan RT 04/02, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, ada seorang perajin simping yang berhasil membuat penganan yang melegenda di Purwakarta itu lebih beraneka. Sri Nurhayati, begitulah biasanya warga dikampung itu menyapa. Dirinya sedikit membuat perbedaan simping yang diproduksinya ini dengan simping yang ada di Kampung Kaum. Perbedaannya, yakni dari ketebalan, tekstur serta rasanya.
"Kalau citarasa dan bentuknya sama saja dan tidak menghilangkan ke khasannya. Cuma, simping yang dibuat di kami lebih tebal dan teksturnya lebih renyah. Begitu pula dengan semprongnya, yang rasanya lebih manis dan gurih," ujar Sri saat berbincang dengan Okezone di kediamannya, Rabu (7/6/2017).