MASYARAKAT Tionghoa di Bangka Belitung (Babel) hari ini menggelar tradisi festival chinese Duan Wu Jie atau yang lebih dikenal sebagai Hari Raya Peh Cun atau Dragon Boat yang merupakan hari raya tradisional bangsa Tionghoa.
Festival Duan Wu Jie biasa jatuh pada tanggal 5 bulan 5 suatu penanggalan Imlek yang merupakan salah satu festival penting dalam budaya dan tradisi Tionghoa.
(foto: Arsan Mailanto/Okezone)
Pantauan Okezone, perayaan tradisi festival Duan Wu tersebut diiringi dengan beberapa kegiatan perayaan seperti Barongsai, Perahu Naga (Dragon Boat), makanan khusus festival Duan Wu yaitu Bak Cang, dan air suci berkah bagi umat Khonghucu.
Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu (Matakin) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tjhia Tet Hian mengatakan, dalam perayaan Duan Wu Jie ini marilah bersama-sama jadikan umat Khonghucu yang tidak hanya bermanfaat buat diri sendiri akan tetapi dapat juga bermanfaat bagi sesama umat lainnya.
"Untuk itu marilah seluruh umat Khonghucu Bangka Belitung, mari kita pelopori kehidupan yang harmonis, saling menghormati, menghargai antara sesama anak bangsa. Kita wujudkan cita-cita akan sesuatu kedamaian yang agung dalam kehidupan ini," ujarnya di Kelenteng Dewi Laut Komplek Tanjung Bunga, Pangkalpinang Bangka.