Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sepenggal Sejarah Sendi, Desa yang "Hilang" di Mojokerto

Zen Arivin , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2017 |10:30 WIB
Sepenggal Sejarah Sendi, Desa yang
Kehidupan di Desa Sendi, Desa yang "Hilang" di Mojokerto (foto: Zen Arivin/Okezone)
A
A
A

KABUPATEN Mojokerto, Jawa Timur menyimpan segudang destinasi wisata. Selain wisata situs sejarah, potensi alam serta kuliner tradisional asli Bumi Majapahit, juga tak kalah dengan daerah lain.

Satu di antara sekian banyak kuliner yang menjadi jujukan para wisatawan yakni makanan Nasi Jagung Sendi. Begitulah orang menyebutnya, sesuai dengan nama tempatnya. Meski, hingga kini kawasan Sendi belum juga masuk dan diakui oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.

Sendi sendiri berada di antara pertemuan lereng gunung Welirang dan Gunung Anjasmara. Di sebelah selatan, batas terluar kawasan ini merupakan wilayah hutan lindung Tahura. Di bagian barat dibatasi lereng Gunung Pegat. Sementara di bagian utara dan timur berbatasan dengan Desa/Kecamatan Pacet.

 (foto: Zen Arivin/Okezone)

Kawasan Sendi, berada di jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang. Setiap hari, ratusan wisatawan mampir ke tempat ini. Tidak jarang, mereka sengaja datang hanya untuk menikmati kuliner tradisional yang sudah tersohor namanya itu.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement