Hal tersebut membuat permintaan lobster segar menjadi meningkat. Hingga pada akhirnya, seluruh restoran dan pasar di tahun 1880 mulai menyuguhkan olahan lobster segar kepada para pengunjungnya.
Di penghujung Perang Dunia II, kelezatan lobster semakin menggema. Membuat hidangan yang dulunya dianggap hama, menjadi hidangan mewah yang kerap disantap oleh para bangsawan. Demikian dilansir dari Spoonuniversity, Jumat (28/4/2017).
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.