Menurut sebuah sumber, pretzel juga berkontribusi penuh dalam menggagalkan serangan Turki Ottoman ketika hendak menginvasi Vienna, Austria, pada 1510. Cerita ini bermula ketika seorang biksu yang tengah memanggang pretzel di ruang bawah tanah sebuah vihara, mendengar bahwa pasukan Turki Ottoman telah mendekati Kota Vienna.
Tanpa pikir panjang, ia segera memperingatkan seluruh kota, dan segera membantu pasukan Austria untuk membendung serangan Turki. Sebagai penghargaan, Kaisar Austria memberikan sebuah jubah kebesaran kepada biksu tersebut.
Pada abad ke-17, makna pretzel sedikit bergesar karena dipercaya melambangkan cinta abadi. Kejadian ini bermula ketika pasangan kerajaan asal Swiss menggunakan pretzel dalam upacara pernikahan mereka.
Lantas kapankah pretzel masuk ke Amerika?