Penelitian-penelitian tersebut mendorong peneliti lain untuk menyelidiki efek mengonsumsi cuka apel di malam hari, sebelum tidur. Hal ini untuk melihat bagaimana cuka apel memengaruhi kadar glukosa darah di pagi hari pada orang-orang dengan diabetes tipe 2.
Mengalami hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi) saat tidur umum terjadi pada orang dengan diabetes tipe 2. Hal ini terjadi karena disfungsi hati atau ketika organ tidak mensintesis gula darah dengan baik.
Pada penelitian ini menemukan, asam asetat dalam cuka apel efektif mengendalikan sintesis glukosa di hati dan otot rangka. Pengidap diabetes dengan gangguan metabolisme dapat mengambil manfaat cuka apel untuk mencegah kenaikan glukosa sebelum sarapan.
Dengan memperlambat pemecahan karbohidrat, tingkat gula darah menjadi lebih stabil, mengurangi lonjaka yang merangsang produksi insulin. Demikian sebagaimana dikutip dari laman Dailyhealthpost, Senin (10/4/2017).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.