Berkat aksi sosial dan dermawan dari Siauw Tjong, ia pun dapat juluan sebagai salah satu orang terkaya di Batavia. Kekayaan terdapat dari tanah yang dimilikinya di kawasan Paroeng Koeda, Kedawoeng Oost (Wetan), Ketapang, Tanggerang, dan Banten.
Aksi serta kekayaan itu, kemudian membuat pemerintah Belanda, memberikan gelar Lieutenant de Chinezen ( Letnan orang Tionghoa) dan saat itu ia menolaknya. Namun, di tahun 1877, Souw Siauw Tjong mendapatkan gelar Lieutenant Titulair (letnan kehormatan).
Sementara sang adik, Souw Siauw Keng hanya mendapat gelar Lieutenant de Chinezen di tahun 1844. Tetapi, seiring bertambahnya usia bangunan, rumah keluarga ini bahkan sempat diterpa kebakaran, sehingga sisa reruntuhan hanya ada di rumah sekarang.
Meski begitu, banyak yang menceritakan jika keturunan dari keluarga Souw hingga saat ini masih memelihara bangunan, dan juga menjaganya. Hanya saja arsitektur bangunan tetap seperti apa adanya sejak dibangun.
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.