Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merasakan Sensasi Jembatan Kembar di Pantai Sungai Suci, Bengkulu

Demon Fajri , Jurnalis-Sabtu, 04 Februari 2017 |09:11 WIB
Merasakan Sensasi Jembatan Kembar di Pantai Sungai Suci, Bengkulu
Jembatan Kembar di Pantai Sungai Suci, Bengkulu (Foto: Demon Fajri/Okezone)
A
A
A

Ditemui terpisah, penjaga jembatan gantung kembang Pantai Sungai Suci, Darus Salpi (60) menyampaikan, pembuatan jembatan gantung kembar tersebut merupakan inisiatif dari dirinya bersama rekannya, Ujang warga Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa.

Darus mengatakan, pembuatan jembatan tersebut juga menggunakan modal sendiri, yang mana saat pembangunannya mencapai Rp15 juta. Sehingga wisatawan yang ingin melintasi jembatan itu dikenakan biaya Rp5 ribu per orang untuk satu kali masuk.

''Jembatan ini sudah berusia sekira 6 tahun,'' kata pria yang merupakan warga Desa Pasar Pedati.

Obyek wisata jembatan ini, kata Darus, dibuka setiap hari dari pukul 07.01 WIB hingga pukul 18.01 WIB. Namun, sebelum obyek wisata ini dibuka dirinya setiap pagi mesti mengecek kondisi jembatan, mulai dari bagian bawah, atas, serta tali. Bahkan, kondisi papan jembatan.

Dia menyampaikan, jembatan itu dibuat dengan menggunakan tali kapal. Di bagian bawah tali dilakukan penjalinan serta di bagian atas diberi papan yang berukuran cukup lebar. Sehingga, kata dia, daya tahan jembatan itu cukup kuat untuk menampung wisatawan yang ingin menyeberang ke pulau sebelah.

''Jembatan ini masing-masing memiliki panjang sekira 10 meter hingga 15 meter, dengan lebar sekira 1 meter,'' tutur Darus.

''Kapasitas orang diatas jembatan kita batasi sebanyak lima orang dewasa. Jika ingin berfoto diatas jembatan tidak masalah, asalkan tidak lebih dari lima orang,'' sambungnya.

Ia mengaku, jika hari biasa atau Senin hingga Jumat pengunjung tidak begitu ramai. Namun, untuk Sabtu dan Minggu wisatawan dari berbagia daerah mampir ke lokasi ini. Mulai dari Kota Lubuk Linggau, Palembang, Jakarta, serta wisatawan darau berbagai daerah di Bengkulu.

''Penghasilan di hari biasa, ya kira-kira dapat Rp200 ribu. Tapi, kalau hari libur bibsa mencapai Rp600 ribu per hari,'' demikian Darus. (fid)

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement