AKHIR pekan biasanya dimanfaatkan keluarga untuk menyantap makanan di luar rumah seperti restoran atau tempat makan lainnya. Jika Anda dan keluarga punya rencana untuk makan di luar, sejumlah tempat ini bisa jadi pilihan.
Mulai dari makanan tradisional hingga kuliner mancanegara bisa Anda pilih untuk menu makan siang.
Mencicipi Nasi Campur Bali hingga Nasi Goreng Buntut
Penggemar kuliner tradisional memang tidak ada habisnya, banyak resto mewah juga yang hadir dengan menyuguhkan makanan khas Indonesia sebagai menu andalan. Dengan sedikit sentuhan modern pada tampilan, cita rasa makanan Indonesia bisa menghipnotis siapapun yang mencicipinya.
Satu resto di Jakarta tepatnya di Public Markette, hadir beberapa menu baru yang mengusung konsep makanan Nusantara. Dua menu tersebut antara lain nasi campur bali dan nasi goreng buntut.
Okezone berkesempatan mencicipi dua menu ini. Nasi campur bali yang memiliki kombinasi lauk pauk ini tersaji dengan tampilan yang cukup berbeda namun tetap menghadirkan cita rasa autentik. Seporsi nasi campur bali ini terdiri dari nasi putih yang disertai urap khas Bali, ayam betutu, sate lilit dan sambal matah.
Jika umumnya sate lilit terbuat dari daging ikan atau ayam yang dicincang halus, maka untuk di resto ini daging ayam masih berupa potongan namun dibalut bumbu sate lilit yang kuat namun tidak berlebihan.
Di samping itu ada ayam betutu yang tak kalah menggoda, bumbu kuning yang membalut ayam ini punya rasa yang pas dan bisa diterima lidah semua orang baik masyarakat lokal maupun mancanegara. Tersaji juga jagoan dari hidangan ini yakni sambal matah yang segar dan tidak terlalu pedas sehingga terasa nikmat meskipun disantap dalam jumlah cukup banyak. Bagi penyuka pedas, bisa juga meminta tambah khusus untuk porsi sambalnya.
Selanjutnya ada menu nasi goreng buntut. Chf Philiph Mibimi dari Public Markette mengatakan makanan ini adalah perpaduan dari dua masakan khas Indonesia yang cukup populer yakni sambal hijau khas Padang dan sop buntut.
Nasi dimasak bersama sambal hijau dengan cara ditumis, warna sambal yang hijau membuat nasi juga memiliki warna hijau yang cerah dan menarik. Meski terlihat sederhana, nasi goreng ini terasa gurih dan kaya bumbu.
Sepiring nasi goreng buntut disajikan bersama potongan buntut sapi goreng yang empuk dan lezat. Sebagai tambahan sekaligus pelengkap yang khas pada nasi goreng, disertai juga telur mata sapi.
Menu ini merupakan hasil racikan Chef Philiph yang merupakan pria asli Amerika.Chef Philip mengatakan kedua menu ini adalah menu andalan. “Keduanya enak, bumbu Indonesia memang luar biasa. Kalau dicampurkan dalam jumlah banyak, rasanya akan semakin lezat,” kata Philiph.
Keduanya adalah ice cream artisan yang membuat es krim dengan sensasi rasa anti mainstream. Es krim nasi uduk adalah signature dish andalan mereka yang akan hadir dalam event ini. Seporsi es krim yang memiliki cita rasa khas nasi uduk, semur kecap, emping serta sambal tersaji sebagai makanan penutup.
Berburu Lezatnya 5 Makanan Jepang di Festival Kuliner Ini
KULINER Jepang memang bukan makanan baru di Indonesia, banyak usaha kuliner yang menawarkan serangkaian makanan Jepang dari berbagai konsep mulai street food hingga restoran mewah dan berkelas. Tapi nyatanya masih banyak juga makanan khas Jepang yang belum familiar.
Di Kota Kasablanka tengah berlangsung event Japan Food Festival 2016 selama 2 pekan ke depan. Dalam acara ini berbagai makanan asal Jepang hadi untuk memanjakan lidah para pencinta kuliner Jepang.
Ramen ayam
Ramen Jepang memang bukan makanan baru di Indonesia tapi ramen yang satu ini memiliki cita rasa yang asli dan jauh berbeda dengan kebanyakan ramen yang dijual di Indonesia. Kuah kaldu ayamnya memiliki konsistensi yang kental. Seporsi mi ramen berisi mi kuning yang direbus kemudian disajikan dengan siraman kuah kaldu ayam, ditambah potongan ayam dan taburan daun bawang. Kuah kaldu ramen terasa berbeda karena sangat kental dan memiliki rasa gurih. Ramen ayam ini semakin nikmat jika disajikan dalam keadaan hangat. Kuah kental ini terbuat dari rebusan tulang ayam dan ceker yang direbus perlahan hingga kental dan keluar sarinya.
Champon
Mungkin belum banyak yang tahu apa itu champon. Ini adalah hidangan mi campur khas Jepang yang terdiri dari mi yang dimasak bersama sayuran dan kuah kaldu. Hidangan ini dianggap makanan sehat karena mengandung banyak sayuran. Makanan ini sangat populer di Nagasaki. Champon mirip seperti ramen namun memiliki kuah yang lebih cair. Semua bahannya direbus sehingga menjaga nutrisi dan kealamian bahan.
Taiyaki
Taiyaki merupakan makanan ringan yang memiliki rasa manis. Taiyaki terbuat dari campuran tepung terigu, tepung tapioka dan tepung beras. Adonan ini kemudian dimasak dalam cetakan berbentuk ikan koi dan diisi dengan pasta kacang merah. Taiyaki merupakan makanan khas di musim dingin dan hanya tersedia saat bulan Oktober hingga April. Selain bulan itu, taiyaki tidak tersedia di pasaran.
Sushi daging sapi
Jika umumnya sushi terbuat dari ikan atau seafood, maka sushi yang satu ini dibuat menggunakan daging sapi. Potongan daging asal Australia diolah dengan cara dipanggang kemudian dijadikan isian dalam sushi. Di Jepang, sushi seperti ini tengah menjadi tren beberapa tahun belakangan. Daging yang dipanggang sebelum dijadikan isian sushi menghasilkan sensasi rasa sendiri yang berbeda. Selain daging sapi, sushi ini berisi nasi jepang, nori dan wasabi yang digulung bersamaan.
ENOKIYA
Enokiya adalah kudapan manis khas Jepang yang mirip mochi namun diisi dengan pasta kacang merah. Dari adonan yang sama, bisa juga dibuat dango yakni kudapan yang berbentuk sate kemudian dibalut dengan berbagai topping seperti oreo, keju dan lainnya. Tekstur enokiya lembut dan kenyal dan enak disantap dalam keadaan dingin.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.