REPOT jadi wanita! Memang. Bayangkan saja, dalam jangka waktu satu bulan, ada empat periode atau siklus yang terjadi dalam tubuh yang tentunya menghasilkan efek yang berbeda-beda setiap siklusnya. Mulai dari emosi tak stabil hingga secara fisik yang mengalami perubahan.
Rambut dan kulit kepala pun tak luput dari masalah. Kadar hormon yang turun naik, membuat kulit kepala menjadi terlalu kering di satu siklus hingga menjadi terlalu berminyak di siklus yang lain. Menyusahkan memang, tapi selalu ada solusinya.
Post Period
Secara mental, Anda merasa lebih baik di hari terakhir menstruasi. Selama siklus ini, level estrogen meningkat dan testoteron yang bertanggung jawab untuk menstimulasi produksi minyak, menurun. Proses ini adalah kabar baik untuk kulit Anda, karena Anda akan mengalami menurunnya jumlah kelenjar keringat dan kulit menjadi lebih bersih. Tapi di sisi lain, kulit kepala akan menjadi kering yang akan membuat kondisi kulit kepala menjadi lebih parah kalau sebelumnya sudah mengalami kondisi yang kering. Hal paling utama yang bisa Anda lakukan untuk kondisi ini, apapun jenis rambut Anda, usahakan agar rambut tetap lembap untuk mengatasi kekuarangan minyak di kulit. Kurangi frekuensi keramas untuk sementara, aplikasikan serum untuk membuat rambut tetap bersinar dan bawa dry conditioner kemanapun agar rambut tetap terjaga kelembapannya.
Ovulasi