Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sayur Babanci, Kelezatan Khas Betawi yang Kini Tinggal Cerita

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Rabu, 22 Juni 2016 |15:35 WIB
Sayur Babanci, Kelezatan Khas Betawi yang Kini Tinggal Cerita
Sayur babanci khas Betawi kini tinggal cerita (Foto: Kidzenia)
A
A
A

ORANG-ORANG tua terdahulu mungkin sering mencicipi sayur babanci. Sayur khas Betawi ini sudah langka dan bahkan sulit ditemui, padahal dulu pernah menjadi primadona pada masanya.

Sayur babanci adalah kuliner khas Betawi yang dulu selalu hadir saat perayaan hari besar seperti pernikahan, Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, hingga acara syukuran.

Nama unik babanci disematkan, karena sayur ini cukup unik yakni perpaduan antara gulai, kare dan soto. Ketidak jelasannya membuat sayur ini disebut babanci atau waria yang artinya tidak jelas. Tapi beberapa orang menyebut babanci berasal dari kata babah dan enci yang disinyalir dulunya diolah oleh warga Betawi dan peranakan Tionghoa.

Tapi kini, sayur ini sangat sulit ditemui, salah satunya karena beberapa bumbu sudah sulit didapatkan.

Pakar kuliner Bondan Winarno mengatakan, sayur babanci kini sudah tidak bisa ditemukan lagi karena salah satu bumbunya sudah sulit didapatkan. "Orang sudah jarang masak sayur babanci soalnya satu bumbu sudah enggak ada, namanya kedaung," kata Bondan di Jakarta.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement