BALI yang terkenal akan kekentalan adat istiadatnya telah membuat para pengunjung Bali selalu jatuh cinta dan berhasil menjadikan Bali sebagai obyek wisata International.
Kabupaten Tabanan Provinsi Bali memiliki cara khusus demi melestarikan budayanya. Dengan menggelar Pesta Kesenian Budaya Kabupaten Tabanan yang memasuki kali ke 38, dengan mengusung tema “ Karang Awak” yang artinya yaitu Cinta Tanah Kelahiran menjadikan Tabanan menjadi salah satu kabupaten di bali yang terus bertahan.
“Karang awak yang berati mencintai Tanah Air kita, perlu dimaknai lebih dalam tidak hanya simbolis kita harus mencintai dimana kita lahir, kita tumbuh, dan kita menjadi seseorang, hingga kita melanjutkan hidup, kita harus mencintai dan menjaganya” jelas Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti pada pidatonya dalam membuka acara pesta kesenian budaya tersebut di Gedung Kesenian I Ketut Mario, Tabanan, Sabtu malam (4/6/2016)
Eka mengungkapkan, kegiatan yang merupakan agenda tahunan Kabupaten Tabanan ini juga sebagai persiapan program kesenian tingkat Provinsi ini, dapat menjadi landasan agar masyarakat Tabanan selalu mencintai budayanya
“Kita harus bangga pada kekayaan budaya kita tidak ada habis- habisnya, kita harus terus menggalinya dan agar tidak terkubur oleh zaman” tukasnya. “ Karena dengan kita melestarikan budaya kita, dapat memajukan kabupaten kita” jelasnya melanjutkan.