Berbeda halnya dengan museum di luar negeri, yang umumnya ramai dikunjungi wisatawan. Rasa antusiasme ini muncul, karena pengunjung memiliki apresiasi yang tinggi terhadap karya seni yang nilainya amat tinggi itu. Dikarenakan tidak mampu membeli dan memiliki benda seni, maka pengunjung pun menikmatinya di museum sehingga selalu ramai didatangi pengunjung.
"Mengunjungi museum itu ibarat hiburan rohani. Sebagai destinasi internasional, sudah waktunya dipikirkan untuk membuat museum keramik antik di Bali, sebagai penunjang dan memperkaya tujuan berwisata. Apalagi menurut survei di Eropa dan Amerika, kunjungan ke museum keramik itu jauh lebih ramai. Dibandingkan dengan kunjungan museum atau destinasi lain," ujarnya.
Menurut Gus Mayun, diharapkan Pemerintah Provinsi Bali atau Kota Denpasar tergugah dan mendapatkan ide untuk memperkaya kunjungan wisata dengan menambah satu jenis museum khusus "ancient ceramic's" yang tentu sangat menarik bagi wisatawan mancanegara yang ingin tahu lebih banyak mengenai karya seni yang terkategori langka.
"Untuk mewujudkan hal ini, perlu ada donatur yang sungguh-sungguh memiliki kepedulian pada keramik. Dengan kepedulian ini, maka suatu saat bisa terwujud museum keramik antik di Pulau Bali. Jika pembangunan museum ini terwujud, saya yakin masing-masing kolektor dengan suka rela akan menyumbangkan sebagian koleksinya untuk dipajang di museum," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menyebutkan, keberadaan "art space" atau museum seni, memiliki arti penting karena dapat memberikan pengetahuan lebih kepada masyarakat.
"Kebetulan Satria Art Space letaknya di tengah kota, di kawasan Z yang merupakan 'downtown' sebagai daerah yang ditetapkan sebagai 'heritage city' di Denpasar," ujar Rai Mantra.
Dia melanjutkan, jika semakin banyak museum di suatu daerah, maka peradaban kebudayaannya di mata dunia semakin baik. Pilihan kunjungan wisatawan pun menjadi beragam di Pulau Bali.
"Tinggal memberikan lebih banyak informasi pada masing-masing keramik kuno, mengenai asal daerah dan tahun pembuatan. Atau barangkali sejarah di balik penemuan, jika keramik itu hasil penggalian atau didapatkan dari kapal tenggelam," katanya.
(Amril Amarullah (Okezone))
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.