Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menikmati Wisata Keramik Kuno di 'Downtown' Denpasar

Antara , Jurnalis-Selasa, 19 April 2016 |11:00 WIB
Menikmati Wisata Keramik Kuno di 'Downtown' Denpasar
Foto: YouTube
A
A
A

DENPASAR - Menikmati keramik kuno itu tak ubahnya membuka lembar sejarah yang tertuang lewat karya seni. Bahkan sekarang keramik kuno ini sering disebut sebagai harta karun sehingga diperebutkan karena harganya tak ternilai.

Pendapat tersebut setidaknya ada dalam pikiran Ida Bagus Mayun, kolektor keramik antik pendiri Satria Art Space di Denpasar, Bali.

Bagi Ida Bagus Mayun, mengumpulkan karya seni keramik kuno ibarat menyatukan kepingan-kepingan sejarah masa silam. Sejak puluhan tahun lampau, lelaki ini menjadikan keramik sebagai pelabuhan hati untuk mengisi dan memaknai hari-hari.

Keramik mampu menjadikan kehidupan menjadi lebih berirama dan berwarna. Proses pengumpulan keramik antik di berbagai daerah di Bali dan Jawa, akhirnya menjadi ritme keseharian lelaki ini, hingga tanpa terasa jumlahnya kini mencapai 600 lebih.

Keramik memiliki keistimewaan pada bentuk, pahatan simbol-simbol dan motif lukisan yang beragam. China selama ini dikenal sebagai negeri penghasil karya seni keramik berkualitas tinggi, yang akhirnya menyebar hingga ke seluruh penjuru dunia.

Keramik bahkan disebut-sebut sebagai barang mewah dan bahkan kini mendapat status terhormat sebagai harta karun dari China. Ketika ada kapal-kapal dagang yang tenggelam, maka keramik asal Negeri Tiongkok itu paling dicari berkaitan dengan nilainya yang tinggi.

Sejak Abad IX-XVIII

Keramik antik yang ditemukan di Indonesia, pada umumnya berasal dari abad IX sampai abad XVIII. Merupakan peninggalan dari zaman Dinasti Song (960-1279), Dinasti Yuan (1280-1368), Dinasti Ming (1368-1644), dan Dinasti Qing (1644-1912). Semasa era Dinasti Ming, terdapat mahakarya seni keramik periode Cheng Hua tahun 1465-1487, Wan Li (1573 - 1616) dan periode Raja Kang Shi (1662 - 1722).

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement