KUSTA adalah penyakit menular yang disebabkan kuman mycobacterium leprae yang menyerang saraf tepi di kulit. Kusta akan menimbulkan bercak-bercak pada kulit yang beberapa di antaranya bisa bersifat kering. Tapi, keadaan tersebut sering disalahartikan sebagai panu.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, dr Wiendra Waworuntu, MKes, mengatakan bahwa kusta berbeda dengan panu yang menimbulkan rasa gatal karena infeksi jamur.
"Panu memiliki unsur gatal dan kemerahan di pinggiran bercak. Sementara bercak kusta ada penebalan saraf sehingga ada sensasi mati rasa dan di kulit tersebut tidak akan berkeringat," jelasnya singkat saat ditemui dalam acara menjelang peringatan Hari Kusta Sedunia minggu ini, di Kantor Kemenkes RI, Jakarta.
Menurutnya, ada dua jenis kusta, yaitu kusta kering dan basah. Kusta kering memiliki ciri umum yang nampak seperti panu dan ini adalah gejala awal kusta. Adapun kusta basah dapat berbentuk bercak dan penebalan pada kulit yang kemerahan seperti kadas dan mati rasa.
“Kalau jumlah bercak putih yang mati rasa kurang dari 5 buah maka jenis kusta yang diderita termasuk jenis kusta kering. Sedangkan pada jenis kusta basah, biasanya jumlah bercak putih lebih dari 5,” lanjutnya.