TAK hanya masyarakat biasa yang menolak tempe mendoan jadi merek dagang perorangan. Praktisi kuliner seperti chef pun tidak setuju jika mendoan menjadi milik satu orang saja.
Tempe mendoan sedang naik daun. Bukan karena popularitasnya sampai ke luar negeri, tapi kisruh justru terjadi di daerah gorengan tempe setengah matang ini berasal, yaitu Banyumas, Jawa Tengah. Masyarakat setempat geram karena pengusaha kuliner asal Purwokerto, Fudji Wong menjadikan mendoan sebagai merek dagang usahanya yang sejenis.
Kegeraman ternyata tak hanya dirasakan masyarakat lokal. Sama-sama pelaku kuliner, chef asli dari Banyumas, Chef Budi pun menyatakan keberatannya jika mendoan menjadi milik satu orang. Pasalnya, mendoan sudah menjadi ikon dari daerah Banyumas.
"Itu kekayaan daerah tidak bisa dipatenkan kecuali dia bikin brand sendiri nama brand-nya misalnya 'tempe mendoan ala budi boga'. Yang seperti ini baru bisa," kata chef ramah yang akrab disapa Budi kepada Okezone melalui pesan elektronik, Jumat, 6 November 2015.
Chef Budi menambahkan, sebagai negara hukum yang keseluruhan aturan sudah ada ketentuannya, seharusnya yang seperti ini termasuk kekayaan milik umum dan tidak bisa diklaim apalagi punya perorangan.
"Kekayaan yang sudah milik umum enggak bisa dipatenkan. Sama halnya seperti kata rendang misalnya," pungkas celebrity chef ini
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.