Berbeda dengan ocha, matcha adalah daun teh hijau yang sudah digiling halus dengan batu hingga menjadi bubuk. Bentuk bubuk itu mempermudah produsen makanan dan minuman untuk menjadikannya sebagai bahan campuran. Ketika diberi air, teksturnya pun lebih kental.
Tak seperti ocha, matcha bersahabat dengan gula dan krim. Itu karena rasanya yang akan bertambah nikmat bila ditambahkan pemanis. Kehadiran matcha inilah yang membuat banyak orang semakin suka dengan berbagai olahan teh hijau.
Sementara itu, tak sedikit pula produk kecantikan yang memanfaatkan teh hijau sebagai bahan kandungan aktifnya. Teh hijau yang kaya akan antioksidan dipercaya mampu menghilangkan peradangan akibat jerawat, mencerahkan kulit kusam, dan mengatasi minyak berlebih.
Jika Anda penasaran produk kecantikan Anda menggunakan ocha atau matcha, lihat saja bentuk dan tekstur kosmetik yang Anda pakai. Jika berbentuk cair dan bertekstur lembut, biasanya yang digunakan adalah matcha. Namun, jika bentuknya padat dan teksturnya keras agak kasar, seperti sabun batang alami atau scrub, yang digunakan adalah daun teh hijau yang belum dihaluskan alias ocha.
Untuk produk kecantikan, tak perlu Anda khawatir soal perbedaan khasiatnya. Keduanya sama-sama memiliki kebaikan antioksidan yang mampu merawat keindahan dan kesehatan kulit Anda.
(Hessy Trishandiani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.