Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Dia Perbedaan Ocha dan Matcha!

Ini Dia Perbedaan <i>Ocha</i> dan <i>Matcha</i>!
Ilustrasi ocha (Foto: Sinar Harapan)
A
A
A

KINI Anda tak perlu lagi mengunjungi restoran Jepang hanya untuk menikmati segelas teh hijau atau yang sering disebut sebagai ocha. Di kedai kopi modern, Anda pun bisa mendapatkan segelas green tea latte.

Di kedai-kedai kue dan kudapan, Anda juga bisa mendapatkan kue cubit, biskuit, tart, cokelat, cupcakes hingga martabak dengan campuran dan topping teh hijau. Rasanya yang khas mampu membuat segmentasi pasarnya menjadi tak terbatas!

Tak terbatasnya penikmat teh hijau turut mengaburkan teh hijau itu. Pasalnya, banyak yang tak mengetahui, teh hijau yang sering digunakan sebagai bahan campuran makanan dan latte itu bukanlah teh hijau ocha, melainkan matcha. Meskipun di kemasan terdapat tulisan matcha, masih banyak juga yang kurang “ngeh” dan langsung menyamakan saja ocha dengan matcha. Lantas, apa perbedaannya? Bukankah sama-sama teh hijau?

Ya, benar adanya kalau keduanya sama-sama teh hijau. Namun, induk dari matcha adalah ocha. Ocha, bahasa Jepang dari teh hijau, merupakan daun teh yang masih agak utuh. Cara penyajiannya sama dengan teh pada umumnya, yaitu diseduh dan warna air akan berubah menjadi bening hijau kecokelatan. Ketika sudah menjadi secangkir minuman, rasa ocha kurang nikmat bila ditambahkan pemanis.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement