Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Capung Jadi Hidangan Lezat di Bali

Dinno Baskoro , Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2015 |14:30 WIB
Capung Jadi Hidangan Lezat di Bali
Olahan capung (Foto:Warkop)
A
A
A

BELUM banyak orang tahu, ternyata serangga jenis capung banyak tersedia di Bali dan menjadi hidangan lezat.

Selain itu, ada beberapa negara lainnya yang menggunakan serangga sebagai hidangan utama. Sebagaimana dilansir Thedailymeal, Kamis (15/10/2015), berikut ulasan selengkapnya.

Bali

Capung sangat populer dijadikan hidangan lezat di Bali. Bahkan, dahulu beberapa hidangan dari capung kerap disuguhkan dalam upacara tradisional tertentu. Capung biasanya dimasak dengan cara dipanggang di atas arang, ada juga yang merebus capung dengan jahe, bawang merah dan santan. Meski demikian, hidangan yang terbuat dari capung ini mulai langka dan sulit ditemukan karena banyaknya paparan dari budaya lain yang ada di Bali.

Brasil

Ratu semut menjadi camilan umum di Brasil. Cita rasa ratu semut ini dikatakan sebagian orang memiliki rasa seperti mint. Ratu semut sering kali digoreng kering. Ada juga yang dicelupkan ke dalam cokelat.

 

Kamboja

Tarantula goreng yang renyah kerap menjadi makanan favorit para pendatang di Kamboja, terutama di kota Skun, hidangan ini mudah sekali ditemukan. Biasanya, satu porsi tarantura goreng dimasak dengan karamel, bawang putih, dan garam.

 

China

Banyak serangga yang dijadikan kudapan lezat di negara China. Biasanya hidangan ini banyak tersedia sebagai makanan kaki lima. Meski demikian, banyak juga restoran yang menyuguhkan hidangan dari serangga. Yang paling populer adalah ulat, kalajengking, jangkrik, dan juga kepompong. Biasanya serangga ini digoreng kering dan ditusuk seperti sate.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement