REMPAH seperti biji pala, cengkih atau kayu manis saat ini memang masih mudah ditemui karena jumlahnya di pasar masih cukup berlimpah. Bagaimana dengan kemukus, pulo sari, atau kelebet?
Kekayaan rempah membuat rasa masakan tradisional semakin kaya rasa karena berlimpahnya juga bumbu yang digunakan. Dari sekian banyak rempah yang banyak tersedia ternyata banyak juga yang sudah sulit ditemukan alias langka.
(Kemukus)
"Ratusan jenis rempah bisa tumbuh subur di sini (Indonesia-red) tapi beberapa diantaranya sudah jarang ditemui dan langka,” kata Helianti Hilman, CEO & Founder dari Javara Indonesia di Jakarta. Padahal, sambung dia, dari Sabang sampai Merauke jumlah rempah khas Indonesia bisa mencapai ratusan jenis.
Heli menambahkan, rempah seperti kemukus, pulo sari, kelebet, mesoyi, walangan atau krangean sering ditambahkan dalam masakan tapi kini sudah agak mulai berkurang dan sulit ditemui.