Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

62 Rempah Indonesia akan Diboyong ke Jerman

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Selasa, 06 Oktober 2015 |05:05 WIB
62 Rempah Indonesia akan Diboyong ke Jerman
Bumbu dan rempah (Foto:Naturzorganics)
A
A
A

MENJADI tamu kehormatan, Indonesia akan memamerkan kekayaan rempah dan bumbu di Frankfurt Book Fair 2015 di Jerman. Sebanyak 62 jenis rempah dan bumbu khas Indonesia pun akan diboyong ke Negari Panser itu.

Tongkat kayu dilempar jadi tanaman rasanya bukan istilah yang berlebihan untuk menggambarkan kesuburan tanah Indonesia. Banyak hal yang bisa menjadi bukti jika kesuburan tanah Indonesia patut diakui, salah satunya kekayaan akan tanaman bumbu.

Helianti Hilman, CEO & Founder Javara Indonesia mengatakan Indonesia punya kekayaan bumbu serta rempah yang tak ternilai harganya. “Kita punya ratusan bahkan ribuan jenis bumbu dan rempah yang tumbuh subur di Indonesia. Tapi karena beberapa bumbu sudah jarang digunakan maka satu-persatu mulai berkurang,” jelas wanita yang menjual produk pangan organik asli Indonesia ini saat konferensi pers di Jakarta, Senin, 5 Oktober 2015.

Sebagai salah satu langkah nyata, Indonesia akan membawa sejumlah rempah asli ini ke kancah Internasional. Tepatnya pada pergelaran event Frankfurt Book Fair 2015 di Jerman, Indonesia akan membawa setidaknya 62 jenis bumbu dan rempat untuk dipamerkan ke masyarakat Jerman.

“Untuk event ini kami sengaja mempersiapkan 62 jenis bumbu dan rempah yang sudah kami persiapkan sejak setahun yang lalu. Bumbu ini punya masa panen yang berbeda jadi saat mereka panen kami ambil dan kami vakum agar bisa tahan lama,” jelas perempuan ramah yang peduli pada pangan lokal Indonesia ini.

Bumbu dan rempah yang nantinya akan dibawa antara lain adalah cabai hijau, cabai rawit, biji pala, cengkih, sereh, kecombrang, daun kunyit, bunga telang, daun suji, daun pandan, jahe, kemiri, lengkuas dan lain sebagainya.

Dalam event Frankfurt Book Fair 2015 kali ini, Indonesia mendapat kesempatan besar untuk menjadi tamu kehormatan dalam event bergengsi dunia ini. Indonesia juga merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang mendapat kesempatan ini.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement