“Pengunjung biasanya tidak terlalu tertarik kalau mendengarkan sejarah kereta api seperti yang fotonya dipajang. Tapi kalau saya ceritakan mengenai tempat penyiksaan dan banyak hal-hal mistis di penjara bawah tanah itu, mereka sangat antusias mendengarnya,” terang dia.
Bagi pengunjung yang memiliki kemampuan indera keenam atau memiliki kemampuan supranatural ruangan itu memang sangat menyeramkan, bahkan bisa mendengar teriakan walau di situ tak ada lagi penyiksaan. “Pernah waktu itu saya mengantar tamu ternyata dia memiliki kemampuan supranatural. Lalu si tamu menangis dan enggak tahan berdiri lama di depan lorong pengap itu karena mengaku bisa melihat penyiksaan saat itu,” papar dia.
Tak hanya di situ, bagi yang memiliki kemampuan supranatural konon sering melihat orang-orang Belanda berambut pirang dan menggunakan pakaian ala Eropa berkeliaran di dalam Gedung Lawang Sewu, terutama pada sore hingga malam hari.
Deandra, salah seorang pengunjung yang memiliki indera keenam mengaku berapa kali melihat penampakan nona dan anak kecil Belanda berdiri di depan sejumlah pntu dan jendela. “Di situ ada beberapa anak kecil bule yang sedang bermain,” katanya sambil menunjuk sebuah lorong panjang di salah satu gedung Lawang Sewu.