Advertisement
Advertisement

Mengungkap Misteri Lawang Sewu

Mengungkap Misteri Lawang Sewu
Tampak depan Lawang Sewu (Foto: Indobackpacking)
A
A
A

Untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut, beberapa tahun kemudian pemerintah membangun prasasti di Tugu Muda Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Jawatan Kereta Api Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Perhubungan Jawa Tengah.

Mengingat Lawang Sewu mempunyai nilai sejarah penting, maka Pemerintah Kota Semarang dengan SK Wali Kota 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi. Konon menurut cerita ruang bawah tanah yang terdapat di salah satu gedung Lawang Sewu tersebut, pada masa penjajahan Jepang selain sebagai tempat pembuangan air juga menjadi tempat penyiksaan warga Indonesia yang tertangkap oleh penjajah.

“Mereka ditawan dalam ruangan yang pengap, berair dan tidak diberi makanan sehingga banyak yang tewas di situ,” kata seorang pemandu wisata Lawang Sewu Masuhartono.

Ia yang sudah menjadi pemandu wisata di Lawang Sewu selama empat tahun mengatakan, banyak pengunjung Lawang Sewu yang ingin mengunjungi ruang bawah tanah itu, asalkan memang memiliki nyali kuat. Ia mengatakan, dari pengalaman mengantar wisatawan mengunjungi bangunan bersejarah tersebut, lokasi tempat penyiksaan itu memang paling favorit dikunjungi dan wisatawan banyak bertanya untuk mendapatkan informasi lebih banyak.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement