Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Sejarah Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Salman Mardira , Jurnalis-Minggu, 19 Juli 2015 |16:55 WIB
Kisah Sejarah Masjid Raya Baiturrahman Aceh
Masjid Baiturrahman di Aceh (Foto: Salman Mardira/Okezone)
A
A
A

Pembakaran masjid ini justru makin membuat rakyat Aceh marah. Perlawanan semakin menjadi-jadu dilakukan terhadap Belanda, hingga kolonial kewalahan menghadapinya.

Untuk merebut hati rakyat Aceh, empat tahun kemudian Belanda dibawah pimpinan Gubernur Jenderal Van Lansberge menyatakan membangun kembali Masjid Baiturrahman di atas pertapakan semula. Janji itu direalisasikan Mayor Vander selaku Gubernur Militer Aceh pada waktu itu.

Belanda mendatangkan langsung arsitek dari negaranya, dan pekerja dari negeri Tiongkok. Peletakan batu pertama dilakukan pada Kamis 9 Oktober 1879. Belanda mengubah total pola bangunan masjid ini dari corak semula. Kini menggunakan arsitektur Eropa dengan satu kubah.

Selesaj Masjid dibangun tahun 1883, masjid ini sempat ditolak rakyat Aceh. Mereka tak mau beribadah dan menggunakan masjid yang dibangun musuh. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga 10 tahun. Hingga area masjid ditumbuhi semak belukar, dan pekarangannya menjadi pasar.

Belanda terus merayu rakyat Aceh agar mau menerima masjid ini. Hingga kemudian berhasil membujuk masyarakat melalui ulama berpengaruh kala itu yakni Teungku Chik Keumala dan Teungku Chik Krueng Kalee. Penggunaan kembali masjid ini dilakukan sekitar tahun 1893.

Ketika Indonesia merdeka 1945, Masjid Baiturrahman jadi saksi antusiasme masyarakat Aceh menyambut kemerdekaan dangan doa bersama di situ.

Karena merasa dikhianati Presiden Soekarno, masyarakat Aceh dibawah pimpinan Abu Daud Beureueh melancarkan pemberontakan DI/TII. Belakangan hati mereka berhasil direbut dan berdamai dengan pemerintah. Masjid ini kembali jadi saksi perdamaian.

Masjid Raya Baituttarrahman tercatat sudah beberapa kaki mengalami renovasi dan perluasan. Tahun 1935, masjid ini diperluas bahagian kanan dan kirinya dengan tambahan dua kubah. 40 tahun kemudian diperluas lagi dengan penambahan dua kubah dan dua menara.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement