Karena istana sudah dikuasai musuh, Tuanku Alaidin Muhammad Daud Syah yang saat itu masih sangat belia, dilantik sebagai sultan kerajaan Aceh di masjid ini pada 1878, menggantikan Sultan Alaidin Mahmud Syah (1870-1874) yang sudah meninggal. Daud Syah merupakan sultan Aceh terakhir.
Masjid Indrapuri juga menjadi basis pertahanan pasukan Aceh saat berperang melawan Belanda. Serdadu kolonial sempat menguasai masjid ini, namun pasukan Aceh berhasil merebutnya kembali lewat pertempuran sengit. Masjid Indrapuri kembali menjadi pusat ibadah sekaligus pengembangan ilmu keagamaan.
Masjid ini berdiri di area 33.875 meter persegi. Denah bangunannya berbentuk bujur sangkar, seukuran dua kali lapangan voli. Keseluruhannya berkontruksi kayu, dihiasi ukiran unik.
Tinggi bangunannya mencapai 11,65 meter. Memiliki 36 tiang penyangga berikut kuda-kuda penopang atap. Di depan masjid yang sudah di pugar ini terdapat kolam tempat wudhu, khas masjid-masjid Aceh masa lalu.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.