Selanjutnya asam udeung (sambal udang dan belimbing sayur), ayam goreng panas khas Aceh, sie itiek masak puteh (masakan daging bebek dengan kuah putih kental khas Aceh), eungkot suree ttutot (ikan tongkol bakar khas Aceh), asam jieng (gulai ikan asam pedas), kuah pliek u, beulacan (pepes kelapa khas Aceh), serta tumeh tirom (tiram tumis).
Kemudian ada bu kulah (nasi dibungkus daun pisang khas Aceh), boh manok teupeulemak (gulai telur), cicah bungong peutik (urap bunga kates), cah krukut (sambal kikil asam pedas), sambai wok (sambal ikan teri cabe hijau), deudah boh manok (telur ayam yang dibakar), dan boh manok u (telur dadar kelapa).
Berikutnya ungkot payeh (pepes ikan khas Aceh), keumamah (masakan ikan kayu khas Aceh), phek (cincangan pisang muda yang digoreng), bu gureng asam sunti (nasi goreng asam sunti khas Aceh), serta sambai atau lambai on peugaga (lalapan khas Aceh yang sering ada di bulan Ramadhan).
Selain itu juga ada deretan penganan dan minuman lain yang disajikan seperti leumping, kribung, empieng u,beureunee, bu Leukat boh drien, putu mayang, seuneucah, apom balek, kanji rumbi, caluek,pulot bakar, Ie boh timon, Ie boh timon gapue, Ie boh peutik, kopi tubruk dan kopi gayo. Nah, tertarik mencoba?
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.