LIBURAN memang tidak selalu semua menyenangkan. Begitu pun bagi Pepep ST 12 yang bete karena tempat tidur tempatnya menginap di Bali.
Cerita liburan kurang menyenangkan ini berawal ketika Pepep ingin menghabiskan malam tahun baru di Pulau Dewata pada tahun 2008. Namun, Pepep kurang beruntung karena semua hotel berbintang di Bali semua telah penuh.
Akhirnya, Pepep bersama sang istri yang kala itu masih berstatus sebagai kekasihnya mendapatkan tempat untuk menginap di sebuah penginapan. Namun, kondisi kamar di penginapan tersebut ternyata membuat Pepep menjadi bete.
“Kasurnya tidak jelas, benar-benar hanya bisa meringkuk. Kasurnya memang besar, tetapi keras dan kotor, jadi bete kan tetapi mata sudah ngantuk berat. Terlebih sehabis menjalani konser di Batam dan langsung ke Bali, jadi sudah capek sekali,” tuturnya saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Oleh karenanya bagi Pepep menginap di sebuah hotel bukan masalah prestise ataupun harga. Namun, menurut Pepep hotel berbintang sudah terjamin pelayanannya, termasuk soal kebersihan.
“Kalau hotel berbintang itu kan kebersihan dijamin, karena tidak tahu hotel tempat kita menginap pernah disewa siapa, sehingga kebersihannya tidak tahu bagaimana,” tutupnya.
(Renny Sundayani)