Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pepep ST 12 Takut Nginap di Bali

Helmi Ade Saputra , Jurnalis-Selasa, 09 Desember 2014 |16:36 WIB
Pepep ST 12 Takut Nginap di Bali
Pepep takut nginap di Bali (Feri/Okezone)
A
A
A

AKHIR tahun 2008 Pepep ST 12 punya pengalaman kurang menyenangkan saat liburan di Bali. Pepep sempat menginap di sebuah penginapan yang menyeramkan.

Kejadian tersebut bermula ketika pentolan ST 12 ini berlibur ke Pulau Dewata, bersama sang istri yang kala itu masih berstatus sebagai kekasihnya. Namun, karena sedang peak season, setibanya di Bali Pepep justru tidak mendapatkan hotel berbintang untuk menginap.

Ketika itu, Pepep yang tiba pukul 08.00 malam waktu setempat, sempat menunggu selama kurang lebih tiga jam di bandara. Bahkan, setelah mendapatkan tumpangan mobil, Pepep tetap tidak mendapatkan hotel berbintang yang diingininya.

Hingga akhirnya Pepep terpaksa mem-booking penginapan yang ada. Bahkan, itupun Pepep mendapatkan penginapan setelah malam tahun baru.

“Akhirnya saya dapat penginapan, tetapi itupun untuk setelah malam tahun barunya. Tempat penginapannya serem banget, karena di Bali memang banyak sekali sesajen di tiap-tiap tempat,” tuturnya saat berkunjung ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Selain itu, Pepep menceritakan bila hampir setiap malam di Bali memang sering dilaksanakan upacara adat. Hal tersebut memang sudah menjadi bagian dari ritual masyarakat di Bali.

(Renny Sundayani)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement