Bisa dikatakan nebulizer lebih bagus dibanding obat oral karena tidak mengendap dalam darah, karena bentuknya uap. Jadi efek samping obat sangat kecil. Penggunaan nebulizer ampuh juga penggunannya, sama dengan obat oral tiga kali sehari.
Dosis dan penggunaan campuran obat nebulizer harus dikonsultasikan ke dokter, karena harus sesuai dengan berat badan dan usia si anak.
Moms yang memiliki nebulizer sendiri di rumah bisa mengatakannya pada dokter anak, sehingga dokter dapat memberi resep sesuai kondisi anak.
Namun bukan berarti setiap anak yang batuk pilek harus diberikan nebulizer ya Moms! Semuanya harus berdasarkan saran dan konsultasi dokter.
Efek Samping
Pemakaian nebulizer ada aturan mainnya. Tidak boleh terlalu sering karena nebulizer dapat menimbulkan iritasi pada saluran napas.