MIEN R. Uno dan Gramedia Pustaka Utama secara resmi meluncurkan buku Kebayaku, di The Dharmawangsa Hotel, Rabu (19/11/2014). Buku ini berisikan tentang tiga pilar utama, yakni sejarah kebaya Indonesia, gaya berkebaya Bu Mien, dan tips padu padan serta jenis kebaya yang ada di Indonesia.
"Banyak hal yang menarik di dalam buku ini. Para pembaca dapat mengetahui secara jelas sejarah kebaya Indonesia. Bagaimana sesungguhnya tampilan kebaya yang pakem dan yang seharusnya, serta terdapat banyak tips padu padan kebaya aksesoris yang sungguh menginspirasi," papar Debbie S. Suryawan, penulis buku Kebayaku.
Tak sampai di situ, Siti Gretiani selaku General Manager dari Gramedia Pustaka Utama menuturkan antusiasnya meluncurkan buku Kebayaku.
"Elegansi kebaya sebagai busana nasional tidak hanya terlihat dari keindahan kebaya itu sendiri, namun nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Inilah yang menyebabkan mengapa kebaya nasional mampu memancarkan keanggunan perempuan Indonesia yang mengenakannya," papar Gretiani di hadapan para tamu.
Peluncuran buku Kebayaku ini dinilai menjadi sebuah ide brilian yang akan menginspirasi wanita Indonesia.
"Buku ini merupakan bagian dari upaya pelestarian kebaya sebagai busana nasional wanita Indonesia yang bernilai tinggi. Hadirnya buku ini diharapkan dapat menginspirasi wanita Indonesia untuk tampil modern, tanpa meninggalkan unsur tradisional dan kearifan budaya Indonesia," harap Gretani.
Acara peluncuran buku ini dihadiri oleh segenap keluarga besar Mien R. Uno, para sahabat, dan para desainer kenamaan Indonesia yang karyanya turut menghiasi isi buku, di antaranya Chossy Latu, Didiet Maulana dan Edward Hutabarat. (yac)
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.