Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Karya Tunggal Perdana Number 1 Susan Budihardjo

Raiza Andini , Jurnalis-Sabtu, 04 Oktober 2014 |11:02 WIB
Karya Tunggal Perdana Number 1 Susan Budihardjo
Karya tunggal perdana Number 1 Susan Budihardjo (Foto: Josep/Okezone)
A
A
A

NUMBER 1 merupakan label fashion dari jebolan sekolah mode LPTB Susan Budihardjo. Pada peragaan busana perdana, 11 desainer muda memamerkan 90 set busana ready to wear.

Sukses di tahun lalu dengan menggelar peragaan busana berbarengan dengan kelulusan sekolah mode LPTB Susan Budihardjo, tahun ini Number 1 percaya diri membuat fashion show tunggal perdana.

Sebanyak 11 alumnus Susan Budihardjo memersembahkan karya mereka untuk Number 1. Anindiya Dwi Putri, Ivanny Bellawati Sadha, Dian Purba, Emiliana, Radella Nathania Widodo, Firda Adora Pavitasari, Putri Rizky Maulina, Clara Sugandi, Afina Meyandra, Bogha Yasyurun, dan Fransisca Yoanita akan memamerkan hasil rancangan mereka yang terdiri dari tiga tema, yaitu Branding, In Motion, dan WiFi.

Tata panggungnya dikemas menarik dengan model Printed Circuit Board berukuran raksasa. Kesan teknologi dengan lighting warna neon yang terang berkesesuaian dengan tema yang diusung, yaitu Ubiquitous Mod. Tema besar tersebut mengadaptasi dari gaya hidup masyarakat urban dan arsitektural kota-kota besar dunia.

Desainer senior seperti Rinaldy A Yunardi, Yongki Komaladi, dan Chenny Han turun tangan memberi sentuhan baru pada 90 set busana yang dikeluarkan Number 1 by Susan Budihardjo.

Rinaldy merancang aksesori simpel yang temanya masih berkesinambungan dengan peragaan busana sebelumnya. Sedangkan, Yongki Komaladi selaku desainer sepatu sebagai pendukung acara juga memberikan koleksi sepatunya untuk peragaan busana kali ini.

"Saya membuat kacamata, masih ada sambungannya dengan tahun lalu. Sekarang lebih berbeda lebih simpel dan modern. Bikin sesuatu yang simpel tidak mudah, banyak yang dipelajari dari ready to wear dan couture," imbuhnya.

Chenny Han memberi sentuhan make up yang berkesesuaian dengan tema peragaan busana Number 1. Model make up simpel dan tidak berat diaplikasikan Chenny Han untuk model make up-nya. Menariknya, gaya rambut afro Amerika era 1970 dimodifikasi secara modern muncul pada hair do-nya.

"City look dari tahun ke tahun berubah, ini yang Susan inginkan. Make up-nya tidak terlalu menor atau berat. Eye shadow hanya satu warna dan tidak pakai bulu mata. Rambutnya mirip Afro Amerika era 1970-an agak dimodifikasi sedikit. Sesuai dengan konsepnya agar lebih dinamis," tutur Chenny Han di The Ha, Senayan City, Jakarta, Jumat, 3 Oktober 2014.

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement