DI usia yang ke-30, Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budiharjo semakin piawai menghasilkan bakat-bakat muda di bidang mode. Sejak berdiri pada 1980, sekolah mode ini telah menjadi pelopor lahirnya lembaga mode lokal yang siap menelurkan calon perancang maupun para pekerja mode untuk mengisi berbagai kebutuhan di industri mode Tanah Air.
Susan pun berprinsip, pendidikan yang baik akan berhasil jika mendukung kreativitas para muridnya.
"Pendidikan yang baik dan benar akan sangat menunjang kreativitas seseorang dalam berkarya," ujarnya saat ditemui okezone usai acara "Iconic Silhouette" Reunion Fashion Show, di Ballroom Hotel Mulia, Jalan Asia Afrika Senayan, Jakarta, Kamis (21/10/2010).
Merayakan 30 tahun berdirinya LPTB Susan Budiharjo ditandai dengan pergelaran akbar bertema "Iconic Silhouette", yaitu tema sebuah peragaan busana reuni.
"Iconic Silhouette" didasari kebebasan berkarya dan bereksperimen. Karya kreatif ini akan memunculkan berbagai siluet atau bentuk pakaian yang unik, eksperimental, segar, tak terduga. Dengan harapan siluet pakaian ini akan dikenang, ditiru, dan berpengaruh.
"Sebetulnya saya mengharapkan anak-anak membuat siluet berbeda yang ingin mereka eksperimenkan. Entah siluet itu dicampur dengan satu atau dua siluet lagi. Selain itu, mereka bisa membuat siluet yang tidak umum, yang tidak biasanya mereka pakai dan belum pernah mereka temukan. Saya berharap mereka mencoba sesuatu dan itu benar-benar bisa menjadi ikonnya mereka," papar Susan.
Malam peragaan busana reuni ini menampilkan 73 koleksi lulusan siswa angkatan 2010 dari Jakarta, Semarang, dan Surabaya. Sebanyak 11 koleksi siswa berprestasi (Jakarta), 10 koleksi finalis lomba desain sepatu, dan 10 finalis lomba desain busana untuk produk Vinzo.
Puncak perayaan ditandai dengan penampilan 42 koleksi alumnus yang sebagian besar merupakan karya perancang-perancang ternama Indonesia. Di mana masing-masing alumnus menampilkan satu karya terbaiknya dengan siluet baru yang ikonik.
Melihat hasil karya siswa lulusan angkatan 2010 yang dipamerkan, Susan menilai bahwa siswa tahun ini lebih berani bereksperimen dari tahun sebelumnya.
"Desain mereka lebih berani bereksperimen. Banyak di antara mereka yang berani mengekspresikan diri, walaupun saya tahu masih banyak kekurangan, tapi saya bangga dengan mereka," tandasnya.
(Chaerunnisa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.