Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serba-Serbi Tari Tor-tor

Mutya Hanifah , Jurnalis-Selasa, 19 Juni 2012 |00:09 WIB
Serba-Serbi Tari Tor-tor
Tari Tor-tor asal Sumatera Utara (Foto: parisswisslondon.blogspot)
A
A
A

TARI Tor-tor sedang ramai menjadi perbincangan, karena tarian asal Sumatera Utara ini tiba-tiba diklaim oleh negara tetangga, Malaysia. Seperti apakah Tari Tor-tor sesungguhnya?  
Tari Tor-tor adalah tarian yang berasal dari Sumatera Utara. Tarian ini bergerak dengan irama musik Margondang yang dimainkan dengan instrumen tradisional seperti gondang, suling, terompet khas batak dan lain-lain. Menurut sejarah, tari ini digunakan dalam ritual yang berkaitan dengan roh.
 
Dalam tari Tor-tor, roh-roh dipanggil untuk masuk ke patung batu, kemudian patung itu bergerak seperti menari namun gerakannya kaku. Tari ini biasanya digelar pada saat pesta besar. Sebelum dimulai, tempat dan lokasi pesta dibersihkan dengan jeruk nipis agar jauh dari marabahaya. Tor-tor semacam ini disebut Tor-tor Pangurason.
 
Ada juga Tor-tor Sipitu, yang biasanya digelar saat peresmian sang Raja. tari ini juga berasal dari tujuh putri kayangan yang mandi di sebuah telaga di puncak Gunung Pusuk Buhit, bersamaan dengan datangnya Piso Sipitu Sasarung (Pisau Tujuh Sarung).
 
Terakhir, ada tor tor Tunggal Panaluan yang merupakan suatu budaya ritual. Biasanya digelar apabila suatu desa dilanda musibah. Tunggal panaluan ditarikan oleh para dukun untuk mendapat petunjuk solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Sebab tongkat tunggal panaluan adalah perpaduan kesaktian Debata Natolu yaitu Benua atas, Benua tengah, dan Benua bawah.
 
Saat ini, bagi masyarakat Batak Tor-tor tidak hanya diasumsikan sebagai tarian semangat, tapi juga sebuah seni karena dalam setiap kegiatan budayanya mereka pasti mempertunjukkan tarian ini.(uky)

(Fitri Yulianti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement