LABU jadi dekorasi wajib dalam perayaan Halloween pada 31 Oktober. Namun, labu yang sudah diukir biasanya tidak bertahan terlalu lama karena bagian dalamnya bisa mengering, berjamur, hingga membusuk.
Agar dekorasi Halloween kamu tetap terlihat bagus dalam waktu yang lama, ada beberapa cara simpel untuk menjaga kesegaran labu. Melansir Real Simple, berikut delapan tips yang bisa kamu coba.
Perhatikan kondisi labu sebelum diukir. Pilih labu yang masih keras, kulitnya sehat, dan tidak memiliki bagian lunak atau rusak.
Labu dengan kondisi kulit yang baik cenderung tidak mudah membusuk. Rata-rata, labu yang sudah diukir dapat bertahan sekitar lima hingga sepuluh hari, bergantung pada cuaca dan cara perawatannya.
Sebelum mulai mengukir, cuci bagian luar labu menggunakan air dan sabun berformula ringan. Langkah ini bertujuan menghilangkan kotoran serta bakteri yang menempel pada permukaan kulit.
Setelah selesai diukir, gunakan larutan pemutih yang diencerkan untuk menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri. Semprotkan larutan ke bagian dalam labu.
Bagian labu yang sudah dipotong rentan ditumbuhi jamur dan bakteri. Karena itu, membersihkan permukaan potongan menggunakan cairan disinfektan dapat membantu memperpanjang masa simpannya.
Rendam labu selama sekitar 10 menit menggunakan satu sendok makan pemutih yang diencerkan dalam sekitar 3,8 liter air. Cara ini bisa mengurangi jamur dan bakteri pada bagian labu yang terbuka. Namun, larutan tersebut hanya digunakan untuk dekorasi dan tidak boleh dicampurkan dengan bahan pembersih lainnya.
Setelah dibersihkan dan dikeringkan, oleskan sedikit petroleum jelly atau minyak sayur pada bagian labu yang sudah diukir. Gunakan tisu bersih atau kuas kecil agar lebih mudah untuk mengoleskannya secara merata.
Lapisan tersebut berfungsi memperlambat hilangnya kelembapan dari bagian dalam labu yang terbuka. Dengan begitu, permukaannya tidak cepat mengering dan mengerut.
Labu Halloween biasanya dihias dengan lilin di bagian dalam agar menghasilkan cahaya menyeramkan. Namun, panas dari api ternyata bisa membuat labu lebih cepat rusak. Sebagai alternatif, gunakan lampu LED, lampu hias kecil, atau lilin elektrik bertenaga baterai agar dekorasi tetap terlihat menarik tanpa menghasilkan panas berlebih.
Paparan sinar matahari langsung juga dapat mempercepat kerusakan labu. Suhu panas membuat kelembapannya lebih cepat hilang sehingga permukaannya mudah mengerut. Sebaiknya, letakkan labu di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.
(Djanti Virantika)