Punya Pesona Magis, 5 Tempat Wisata Indonesia Alami Kekeringan saat Kemarau Panjang

Nurrizka Nasywa Tsabitah, Jurnalis
Selasa 27 Oktober 2026 08:05 WIB
Kawah Putih. (Foto: dok Indonesia Travel)
Share :

JAKARTA - Musim kemarau panjang melanda Indonesia sepanjang 2026. Kemarau ini berdampak pada berbagai destinasi wisata alam di sejumlah wilayah. Mulai dari Danau Kawah Putih di Jawa Barat hingga Sungai Kapuas di Kalimantan Barat.

Berikut lima tempat wisata di Indonesia yang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

1. Situ Buleud, Purwakarta

Situ Buleud, salah satu ikon wisata Purwakarta, dilaporkan sudah mengalami kekeringan selama kurang lebih satu bulan. Sejumlah bagian dasar danau di Situ Buleud terlihat mengering dengan permukaan tanah yang retak.

Penyusutan debit air di kawasan wisata tersebut semakin terlihat jelas setelah sebagian dasar situ mulai mengering dan retak-retak. Air yang tersisa kini hanya berupa genangan-genangan terpisah di beberapa cekungan, dikelilingi oleh hamparan tanah kering yang meluas. 

Menyusutnya air menjadi perhatian karena ketersediaannya berkaitan dengan operasional pertunjukan air mancur yang menjadi daya tarik kawasan tersebut.

2. Danau Kawah Putih, Bandung

Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, juga mengalami penyusutan air selama musim kemarau. Kekeringan akibat kemarau panjang ini diperkirakan sudah terjadi sejak akhir Agustus 2026.

Pada awal September 2026, air danau dilaporkan mengalami penyusutan hingga sekitar 70 meter dari tepi. Pengelola Kawah Putih juga menyebut, debit air danau yang menyusut sekitar 40 persen dari kondisi normal.

Meski mengalami penyusutan, kunjungan wisatawan masih terbilang stabil. Sebagian pengunjung bahkan memanfaatkan area tepian yang terbuka sebagai spot foto baru.

3. Dermaga Kereng Bangkirai, Palangka Raya

Dermaga Kereng Bangkirai. (Foto: dok Indonesia Travel)

Kemarau panjang yang disertai kabut asap turut menyebabkan penyusutan air di Dermaga Kereng Bangkirai di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Fenomena ini dilaporkan mulai terjadi sejak awal Agustus 2026.

Surutnya air menyebabkan sebagian wahana wisata air tidak dapat beroperasi seperti biasa. Situasi ini juga berdampak pada masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas wisata, termasuk pedagang dan penyedia jasa di sekitar dermaga.

4. Kolam Alam Limbong, Toraja Utara

Kolam Alam Limbong di Lembang Limbong, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, juga dilaporkan mengering. Kondisi ini dianggap kejadian langka oleh masyarakat setempat, bahkan diperkirakan menjadi yang pertama dalam 70 tahun terakhir.

Kolam yang biasanya dipenuhi air tersebut tampak kering akibat kemarau berkepanjangan. Mengeringnya kolam turut memengaruhi aktivitas wisata di kawasan tersebut. Pengelola objek wisata, Yulianus Rotang, menyampaikan bahwa dampak kekeringan terasa pada jumlah kunjungan wisatawan.

5. Sungai Kapuas, Kalimantan Barat

Sungai Kapuas. (Foto: dok Indonesia Travel)

Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia yang berada di Kalimantan Barat, mengalami penyusutan debit air selama musim kemarau 2026. Dampaknya terlihat di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau.

Penyusutan air membuat dasar sungai muncul ke permukaan dan membentuk hamparan pasir luas. Sebuah kapal tongkang bahkan dilaporkan terjebak selama berbulan-bulan akibat alur sungai yang semakin dangkal.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya