Lari Pagi atau Sore, Mana yang Paling Baik untuk Tubuh?

Agustina Wulandari , Jurnalis
Rabu 21 Oktober 2026 21:05 WIB
Ilustrasi lari pagi atau sore yang paling baik untuk tubuh. (Foto: dok tirachardz/Magnific)
Share :

JAKARTA - Menentukan waktu terbaik untuk berlari sering menjadi dilema bagi para pelari. Ada yang memilih lari pagi agar lebih bersemangat menjalani hari, sementara yang lain lebih suka berlari pada sore atau malam hari setelah menyelesaikan pekerjaan.

Lalu, mana yang sebenarnya lebih baik untuk performa lari dan kesehatan? Mengutip Runner’s World, lari pagi dan sore sama-sama punya kelebihan dan kekurangan. Pilihan terbaik bergantung pada tujuan latihan, rutinitas harian, serta kondisi tubuh masing-masing.

Manfaat Lari Pagi

1. Bantu mempersiapkan diri menghadapi hari perlombaan

Sebagian besar lomba lari biasanya dimulai pada pagi hari. Karena itu, berlatih pada waktu yang sama bisa membuat tubuh beradaptasi dengan kondisi perlombaan.

Pelari juga dapat membiasakan diri mengatur waktu bangun tidur, sarapan, pemanasan, hingga menentukan waktu yang tepat untuk mulai berlari.

2. Bangun rutinitas olahraga

Lari pagi bisa menjadi cara untuk menyelesaikan latihan sebelum kesibukan harian dimulai. Dengan begitu, jadwal olahraga tidak terlalu terganggu oleh pekerjaan, urusan keluarga, atau aktivitas lainnya.

Selain itu, menyelesaikan latihan sejak pagi dapat memberikan rasa puas dan membuat sebagian orang lebih siap menjalani aktivitas berikutnya.

3. Kondisi kaki masih relatif segar

Bagi orang yang harus berdiri atau banyak berjalan sepanjang hari, lari pagi bisa menjadi pilihan yang tepat. Latihan dilakukan sebelum otot terlalu lelah akibat aktivitas harian.

Namun, tubuh tetap membutuhkan waktu untuk beradaptasi setelah bangun tidur. Karena itu, jangan melewatkan pemanasan sebelum mulai berlari.

Meski begitu, lari pagi juga memiliki sejumlah tantangan. Sebagian orang mengalami gangguan pencernaan ketika berlari terlalu cepat setelah bangun tidur, sedangkan yang lain membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan pemanasan.

Selain itu, jika harus bangun terlalu pagi hingga mengurangi waktu tidur, pemulihan tubuh justru bisa terganggu. Pelari dewasa umumnya membutuhkan tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam.

Manfaat Lari Sore atau Malam

1. Berpotensi mendukung performa lari

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa performa daya tahan dapat lebih baik pada sore hingga malam hari dibandingkan pagi hari.

Salah satu faktor yang memengaruhinya adalah suhu tubuh yang cenderung meningkat pada sore hari. Kondisi ini dapat membantu otot bekerja lebih optimal sehingga beberapa orang merasa lebih nyaman saat berlari.

Meski begitu, hasilnya tidak selalu sama pada setiap orang. Faktor kebugaran, pola tidur, asupan makanan, dan kebiasaan latihan juga berpengaruh.

2. Bantu redakan stres

Setelah menjalani hari yang padat, lari sore bisa menjadi kesempatan untuk melepas penat. Aktivitas fisik dapat membantu memperbaiki suasana hati dan membuat pikiran terasa lebih rileks.

Bagi orang yang menghabiskan banyak waktu di depan layar atau menghadapi tekanan pekerjaan, sesi lari setelah beraktivitas bisa menjadi cara untuk menyegarkan pikiran.

3. Bantu pengaturan gula darah

Dalam salah satu penelitian terhadap orang dengan faktor risiko metabolik, aktivitas fisik pada sore hari dikaitkan dengan resistensi insulin yang lebih rendah dibandingkan olahraga pagi. Namun, temuan ini tidak berarti lari sore pasti lebih baik untuk semua orang atau dapat menggantikan penanganan medis.

Salah satu tantangan lari sore adalah rasa lelah setelah bekerja. Kondisi ini bisa membuat seseorang kehilangan motivasi atau kesulitan menyelesaikan latihan sesuai rencana.

Selain itu, olahraga yang terlalu dekat dengan waktu tidur bisa mengganggu tidur pada sebagian orang. Karena itu, penting untuk memperhatikan respons tubuh dan mengatur jadwal latihan dengan tepat.

Jadi, tak ada satu waktu yang paling baik untuk semua pelari. Lari pagi cocok bagi mereka yang ingin membangun rutinitas, berlatih menghadapi lomba pagi, atau berolahraga sebelum kesibukan dimulai.

Sementara itu, lari sore bisa menjadi pilihan bagi orang yang merasa tubuhnya lebih siap berolahraga pada penghujung hari atau ingin memanfaatkan latihan sebagai sarana melepas stres.

Hal yang paling penting adalah konsistensi. Pilih waktu yang sesuai dengan rutinitas, kebutuhan tidur, dan kondisi tubuh agar latihan dapat dilakukan secara teratur.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya