JAKARTA - Menentukan waktu terbaik untuk berlari sering menjadi dilema bagi para pelari. Ada yang memilih lari pagi agar lebih bersemangat menjalani hari, sementara yang lain lebih suka berlari pada sore atau malam hari setelah menyelesaikan pekerjaan.
Lalu, mana yang sebenarnya lebih baik untuk performa lari dan kesehatan? Mengutip Runner’s World, lari pagi dan sore sama-sama punya kelebihan dan kekurangan. Pilihan terbaik bergantung pada tujuan latihan, rutinitas harian, serta kondisi tubuh masing-masing.
Sebagian besar lomba lari biasanya dimulai pada pagi hari. Karena itu, berlatih pada waktu yang sama bisa membuat tubuh beradaptasi dengan kondisi perlombaan.
Pelari juga dapat membiasakan diri mengatur waktu bangun tidur, sarapan, pemanasan, hingga menentukan waktu yang tepat untuk mulai berlari.
Lari pagi bisa menjadi cara untuk menyelesaikan latihan sebelum kesibukan harian dimulai. Dengan begitu, jadwal olahraga tidak terlalu terganggu oleh pekerjaan, urusan keluarga, atau aktivitas lainnya.
Selain itu, menyelesaikan latihan sejak pagi dapat memberikan rasa puas dan membuat sebagian orang lebih siap menjalani aktivitas berikutnya.