Selain Nabau, masyarakat juga mengenal cerita tentang Tangkalaluk, yang dalam sejumlah kisah populer digambarkan sebagai ular raksasa penghuni hutan Kalimantan. Cerita mengenai Tangkalaluk pernah kembali menarik perhatian publik ketika beredar foto-foto yang diklaim memperlihatkan bangkai ular langka di tengah isu kebakaran hutan dan lahan.
Namun, klaim mengenai identitas serta keberadaan ular tersebut juga memerlukan verifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Kisah Tangkalaluk dan Nabau menunjukkan bagaimana hutan, sungai, serta kehidupan masyarakat di Kalimantan berkaitan erat dengan tradisi dan kepercayaan lokal.
Meski begitu, legenda yang hidup di tengah masyarakat perlu dibedakan dari fakta biologis. Hingga kini, belum terdapat bukti ilmiah yang dapat mengonfirmasi keberadaan ular dengan panjang puluhan hingga seratus meter seperti yang digambarkan dalam cerita Nabau.
Legenda mengenai ular berukuran besar dan memiliki kemampuan supranatural juga muncul dalam cerita masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan. Salah satunya adalah kisah Bang Bekat, yang pernah diceritakan oleh seorang pencinta reptil asal Samarinda, Kalimantan Timur, bernama Wawan.
Dalam penuturannya pada 2019, Bang Bekat digambarkan sebagai ular gaib yang mampu mengubah bentuk kepala. Sosok tersebut konon dapat menyerupai berbagai bentuk, termasuk kepala anjing dan ular pada umumnya.
Menurut cerita yang disampaikan Wawan, Bang Bekat juga dikaitkan dengan kisah orang-orang yang menjalani ritual untuk memperoleh ilmu gaib. Mereka dipercaya harus melewati ujian tertentu ketika bertapa di pinggir sungai.
Bagi sebagian masyarakat, kisah semacam ini merupakan bagian dari warisan cerita para leluhur. Cerita tersebut terus disampaikan dari generasi ke generasi, meskipun kebenaran unsur supernatural di dalamnya tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.
Pada akhirnya, Nabau, Tangkalaluk, dan Bang Bekat menjadi bagian dari kumpulan legenda yang mewarnai cerita rakyat Kalimantan. Kisah-kisah tersebut menarik untuk ditelusuri sebagai warisan budaya, tetapi klaim tentang keberadaan fisik ular raksasa tetap membutuhkan bukti yang kuat dan dapat diverifikasi.
Kini, satwa di Kalimantan pun tengah ramai disorot di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sana. Akibat kebakaran hutan, hewan-hewan di sana, termasuk ular juga jadi korban bahkan sampai tewas.
(Djanti Virantika)