JAKARTA - Sun Yuanyuan, seorang influencer kebugaran asal Cina berusia 30 tahun yang dikenal dengan nama Abeeeer di dunia maya, menjadi viral setelah didiskualifikasi dari Berlin Marathon 2026. Ia diketahui menaiki sepeda saat mengikuti perlombaan, tetapi sebelumnya mengklaim telah menyelesaikan maraton dan membagikan pencapaiannya kepada publik.
Melansir The Sun, awalnya, Sun mengumumkan bahwa dirinya berhasil menyelesaikan maraton dengan catatan waktu 4 jam, 53 menit, dan 46 detik. Ia bahkan berfoto dengan medali finis sebagai bentuk perayaan atas pencapaiannya tersebut. Namun, sebuah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan dirinya sedang duduk di bagian belakang sepeda ketika perlombaan berlangsung.
Kecurigaan juga muncul setelah data waktu tempuhnya menunjukkan kejanggalan. Ia tercatat menyelesaikan salah satu segmen sepanjang lima kilometer dalam waktu yang jauh lebih cepat dibandingkan segmen sebelumnya. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa ia tidak menyelesaikan seluruh perlombaan dengan berlari.
Setelah kejadian tersebut menjadi perhatian publik, Sun akhirnya mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf. Ia menjelaskan bahwa dirinya menaiki sepeda karena merasa tidak enak badan. Meski demikian, ia mengakui bahwa tindakannya melanggar peraturan perlombaan dan tidak jujur kepada publik karena tidak mengungkapkan kejadian yang sebenarnya.
Akibat insiden tersebut, penyelenggara Berlin Marathon mendiskualifikasi Sun, sehingga catatan waktunya tidak lagi diakui sebagai hasil resmi.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejujuran dan sportivitas merupakan hal yang sangat penting dalam dunia olahraga. Keinginan untuk memperoleh pengakuan dan popularitas di media sosial tak seharusnya mengalahkan nilai-nilai kejujuran. Tindakan yang melanggar aturan bukan hanya dapat menghilangkan prestasi, tetapi juga merusak reputasi serta kepercayaan masyarakat.
(Agustina Wulandari )