JAKARTA - Menghabiskan berjam-jam di depan layar laptop atau monitor sering membuat leher terasa kaku dan nyeri. Hal ini disebabkan kepala yang terlalu lama menunduk saat menatap layar, terutama jika posisi duduk dan meja kerja kurang tepat.
Dokter bedah tulang belakang, dr. Zahir Abbas Merchant, mengatakan kebiasaan ini membuat otot leher bekerja lebih keras untuk menopang kepala. Akibatnya, otot bisa mengalami kelelahan yang memicu kekakuan, sakit kepala, hingga nyeri leher yang sulit hilang.
Ia juga mengingatkan bahwa posisi tubuh yang buruk dalam waktu lama dapat memengaruhi lengkungan alami leher. Meski tak selalu menyebabkan masalah tulang belakang, postur yang kurang baik bisa meningkatkan ketegangan dan rasa tidak nyaman.
Dilansir dari Hindustan Times, ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi ketegangan pada leher akibat penggunaan perangkat digital dalam waktu lama.
Atur posisi layar laptop atau monitor agar sejajar dengan mata. Dengan begitu, tidak perlu terus-menerus menundukkan kepala saat bekerja. Jika menggunakan laptop, gunakan penyangga laptop untuk meninggikan posisi layar.